Jual togel, 3 warga Teluk Ambon diamankan

oleh -81 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Menutupi pekan kemarin, tim Tindak Subdit III Ditreskrimum Polda Maluku berhasil meringkus 3 orang tersangka bandar judi totok gelap (togel) di kawasan Tawiri dan Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Sabtu (21/4).

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, hal in dibenarkan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat.

”Para pelaku ini diringkus tim tindak subdit III dipimpin Ipda Bara Pratama pada Sabtu (21/4) sekitar pukul 18.00 WIT dan sekarang sedang menjalani proses pemeriksaan,” ujarnya.

Menurutnya, ketiga tersangka beridentitas RT alias Remond (34), SD alias Salman (35), serta AM alias Arfan (43).

Dijelaskannya, tersangka Remond berprofesi sebagai pekerja swasta ini diringkus polisi di Desa Tawiri.

Baca Juga  Parade Reuni Tauhid di Bitung Berjalan Sukses

Sedangkan Salman yang berprofesi sebagai pekerja swasta bersama rekannya Arfan, seorang tukang ojek, diamankan polisi di desa tetangganya yakni di Desa Laha.

Dari tangan Remond, jelasnya, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti uang tunai Rp 91.000, 6 lembar kupon togel, 5 buah buku kupon dan 2 gulung kertas nomor togel yang sudah jatuh.

Sementara dari tangan Salman dan Arfan, ditemukan barang bukti berupa uang tunai Rp 1,5 juta hingga Rp 3,2 juta, belasan buku togel yang sudah ditulis ditambah 6 lembar kode togel.

Setelah melakukan pengembangan kepada ketiga tersangka, jelasnya, tim mendapatkan hasil yang mengarah pada seorang tersangka bandar besar, namun yang bersangkutan berhasil meloloskan diri saat dilakukan penangkapan.

Baca Juga  Ini Dia Parodi di Ruang Dungu

”Polisi masih melakukan pengejaran dan bila tidak tertangkap maka status oknum ini naik menjadi DPO polisi,” tegasnya.

Selain di Kecamatan teluk Ambon, terangnya, tim Subdit III juga pernah juga berhasil meringkus dua oknum bandar lainnya di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, sepekan sebelumnya.

Kedua oknum bandar yang diamankan itu, akunya, berinisial HTPM alias Herry dan rekannya YHB alias Ais.

Dari tangan keduanya, akunya, ditemukan barang bukti berupa uang tunai Rp 510.000, 5 buah buku kupon putih yang masih kosong, 3 buah bolpoin ditambah 2 lembar kode togel.

”Razia penyakit masyarakat ini juga merupakan hasil dari program Bakumpol Bacarita Kamtibmas yang digelar Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto dengan menjaring aspirasi serta masukan dari berbagai elemen masyarakat secara langsung,” pungkasnya. (keket)