Porostimur.com, Ambon — Jumlah penduduk miskin di Provinsi Maluku pada Desember 2025 tercatat mengalami penurunan menjadi 286,86 ribu jiwa. Angka ini berkurang sekitar 900 jiwa dibandingkan Maret 2025, sekaligus lebih rendah dari September 2024 yang mencapai 293,99 ribu jiwa.
Data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik ini menunjukkan tren positif penurunan kemiskinan di Maluku dalam beberapa periode terakhir.
Persentase Kemiskinan Ikut Menurun
Penurunan jumlah penduduk miskin juga berdampak pada persentase kemiskinan. Pada September 2025, persentase penduduk miskin di Maluku tercatat sebesar 15,25 persen, lebih rendah dibandingkan periode Maret 2025.
Dalam delapan semester terakhir, persentase kemiskinan di Maluku menunjukkan tren menurun secara konsisten, melanjutkan pola penurunan yang telah terjadi pada periode sebelumnya.
BPS menjelaskan bahwa pengukuran kemiskinan menggunakan pendekatan kebutuhan dasar (basic needs approach), yang mengacu pada standar World Bank. Penduduk dikategorikan miskin apabila rata-rata pengeluaran per kapita per bulan berada di bawah garis kemiskinan.
Perkotaan Naik, Perdesaan Dominan
Jika dilihat berdasarkan wilayah, terjadi dinamika berbeda antara perkotaan dan perdesaan.
Jumlah penduduk miskin di wilayah perkotaan justru mengalami kenaikan sebesar 3.970 jiwa menjadi 41.130 jiwa pada September 2025.










