Porostimur.com, Tual – Peristiwa pemukul terhadap anggota HMI Cabang Kota Tual dan Maluku Tenggara saat kunjungan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan di antaranya Kordinator Presidium KAHMI Kota Tual Kudus Nuhuyanan.
Kepada jurnalis porostimur.com, Rabu (21/9/2022), Nuhuyanan mengatakan, KAHMI Kota Tual mengutuk keras insiden pemukulan terhadap anggota HMI Cabang Kota Tual dan Malra oleh diduga oknum pejabat dan sejumlah warga, pada tanggal 14 September 22 lalu.
Nuhuyanan mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Kapolres Kota Tual guna mendesak pihak kepolisian mengusut pelaku penganiayaan.
Kudus bilang, desakan ini disampaikan KAHMI, karena diduga kuat, pelaku pemukulan adalah anggota Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kota Tual.
“Alibi dapat diperkuat dengan sejumlah barang bukti, termasuk beberapa saksi serta rekaman dalam bentuk vidio, dan semuanya telah di sampaikan kepada pihak penyidik Polres Tual,” paparnya.
Terkait adanya penganiayaan yang diduga kuat dilakukan oleh salah satu oknum pejabat daerah Kota Tual dalam berinisial TI, kata Nuhuyanan, siapa pun dia pada prinsipnya pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Malra harus segara memproses kasus tersebut dengan transparan.









