Kasus tukang ojek pengguna narkoba di-tahap II-kan

oleh -49 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Kasus tukang ojek pengguna narkotika, akhirnya dilimpahkan penyidik penyidik Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pidana umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, Selasa (24/4).

Tahap II atau penyerahan tersangka berikut berkas dan barang bukti 0,01 gram sabu-sabu ini diterima JPU Pidum Kejari Ambon, Inggrith Louhenapessy,SH.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon selular, Rabu (25/4), hal ini dibenarkan Kasat Resnarkoba Polres P. Ambon dan Pp. Lease, AKP Aleks Kamali.
”Kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,01 gram dengan tersangka Dedi Hamid, telah diserahkan secara resmi oleh penyidik Satresnarkoba Polres P. Ambon dan Pp. Lease, kepada JPU Pidum Kejari Ambon yang diterima oleh Inggrith Louhenapesi, selaku JPU yang menangani kasus ini, kemarin (Selasa-red), sekitar pukul 12.00 Wit,” ujarnya.

Baca Juga  Akhirnya SJ, MD, SU dan MRP jadi tersangka

Sebelumnya, jelasnya, tersangka Dedi Hamid (22), ditangkap oleh anggotanya, di Jalan Aster, tepatnya di depan Maluku City Mall, Kecamatan Sirimau, Senin (26/2) lalu.

Link Banner

Dari tangna tersangka yang berprofesi sebagai tukang ojek itu, akunya, pihaknya berhasil menyita barang bukti 1 paket narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,01 gram.

”Untuk melengkapi berkas tahap-II,penyidik Satresnarkoba Polres P. Ambon dan Pp. Lease,telah melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi dari internal anggota Satresnarkoba Polres P. Ambon dan Pp. Lease yang saat itu ditugaskan untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka Dedi Hamid. Tersangka telah diserahkan kepada JPU Kejari Ambon, disangkakan dengan pasal 111 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” pungkasnya. (keket)