Kemensos Salurkan Bantuan Pascabencana dan Konflik di Malut, Fokus Hingga Tahap Pemulihan

oleh -344 views
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, menegaskan bahwa Kemensos memiliki mandat tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascakejadian.

Porostimur.com, Jakarta — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan bagi korban bencana alam dan konflik sosial di Maluku Utara terus dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi dinyatakan stabil.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, menegaskan bahwa Kemensos memiliki mandat tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascakejadian.

“Jika terjadi bencana atau konflik sosial, Kemensos memiliki tugas menangani atau memberikan bantuan pada saat kejadian dan pasca kejadian. Jadi pada saat rehabilitasi atau rekonstruksi,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Dampak Bencana dan Konflik

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dalam rapat itu diungkapkan, gempa bumi yang terjadi pada 2 April 2026 menyebabkan 772 warga Kecamatan Batang Dua mengungsi. Sejumlah fasilitas umum dan rumah warga juga mengalami kerusakan, termasuk rumah ibadah dan puluhan rumah dengan kategori rusak ringan hingga berat.

Baca Juga  Juventus dan AC Milan Gagal ke Liga Champions, Capello: Seperti Bunuh Diri

Selain bencana alam, konflik sosial antara warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, pada 3 April 2026 juga menimbulkan dampak signifikan. Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia, satu luka berat, lima luka ringan, serta ratusan warga terdampak dan mengungsi.

No More Posts Available.

No more pages to load.