Langgur Jadi Identitas Malra
Politisi PDI Perjuangan itu menilai perubahan nomenklatur RRI menjadi Langgur membawa dampak positif bagi Kabupaten Maluku Tenggara, terutama dalam memperkuat identitas daerah.
Menurutnya, nama Langgur sebagai ibu kota Malra akan semakin dikenal, termasuk melalui berbagai aktivitas penyiaran RRI yang menjangkau masyarakat luas.
“Dari segi promosi daerah, pariwisata, juga berbagai sektor tentunya sangat menguntungkan. Terlebih nama Langgur dapat dikenal sebagai ibu kota Malra, sehingga meminimalisasi gagal paham masyarakat dari luar terhadap dua daerah berbeda secara administratif ini,” pungkasnya.
Ia berharap perubahan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat citra dan identitas Kabupaten Maluku Tenggara di tingkat regional maupun nasional.
Selain itu, Stepanus meminta perubahan nomenklatur RRI tersebut dapat menjadi motivasi bagi lembaga atau instansi vertikal lainnya yang berkantor dan menjalankan aktivitas pemerintahan di wilayah Malra.
Dorong Instansi Vertikal Ikuti Langkah RRI
Menurut Stepanus, instansi vertikal yang secara fisik berada dan menjalankan aktivitas pelayanan di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara juga perlu menyesuaikan nomenklatur dengan wilayah administratif tempat lembaga tersebut berada.
“Semoga instansi vertikal lainnya segera merubah nomenklatur, teristimewa yang bangunan fisik dan aktivitas perkantorannya berada di Malra,” tandasnya.









