Dalam Kitab Fadha ‘Ilul Quqat karya Imam Al-Baihaqi yang diterjemahkan Muflih Kamil juga terdapat riwayat tentang diterimanya tobat Nabi Adam AS pada hari Asyura. Imam Al-Baihaqi memaparkan riwayat ini saat membahas keutamaan hari Asyura.
Riwayat berasal dari Umar RA dengan redaksi cukup panjang. Umar RA berkata, “Wahai Rasulullah, benarkah Allah telah memberi keutamaan pada hari Asyura ini?”
Nabi SAW menjawab, “Benar, Allah menciptakan langit-langit pada hari Asyura. Demikian pula dengan daratan-daratan. Allah menciptakan Arsy pada hari Asyura. Demikian pula dengan Kursi-Nya. Allah menciptakan gunung-gunung pada hari Asyura. Demikian juga dengan bintang-bintang. Allah menciptakan pena di hari Asyura. Demikian juga dengan lauhul mahfuzh. Allah menciptakan Jibril pada hari Asyura, dan juga para malaikat-Nya yang lain. Allah menciptakan Adam pada hari Asyura. Demikian halnya dengan Hawa. Allah menciptakan Ibrahim di hari Asyura dan pada hari itu pula Allah menyelamatkannya dari api dan mengganti (sembelihannya). Allah menenggelamkan Fir’aun pada hari Asyura, Allah mengangkat Idris AS pada hari Asyura, Allah menyembuhkan Ayyub pada hari Asyura, Allah mengangkat Isa ibn Maryam juga pada hari Asyura, demikian juga ia dilahirkan pada hari Asyura. Allah menerima tobat Adam pada hari Asyura. Demikian juga ketika Allah mengampuni dosa Daud dan memberi Sulaiman kerajaan, yaitu pada hari Asyura. Nabi SAW juga dilahirkan pada hari Asyura, dan Allah bersemayam di Arsy-Nya pada hari Asyura dan hari Kiamat juga akan terjadi pada hari Asyura.”










