Kisah Sa’ad bin Ubadah, Pemimpin Dermawan Kaum Anshar

oleh -127 views

Sa’ad termasuk di antara 75 orang Yastrib yang berbaiat kepada Nabi Muhammad SAW di Bukit Aqabah. Ia menunjukkan kesetiaan luar biasa dengan siap melindungi Nabi SAW dan kaum Muslim meski harus menghadapi bahaya besar dari musuh-musuh Islam.

Setelah hijrahnya Nabi SAW ke Madinah, Sa’ad bin ‘Ubadah menjadi salah satu pendukung utama dalam membangun masyarakat Islam. Ia sering dipercaya oleh Rasulullah SAW untuk memimpin kaum Muslim ketika Nabi SAW meninggalkan Madinah untuk berperang.

Selain dikenal sebagai pemimpin, Sa’ad juga dikenal karena kedermawanannya yang luar biasa seperti ayah dan kakeknya. Sifat mulia inilah yang membuatnya dicintai banyak orang dan dikenang sebagai salah satu sahabat Nabi SAW yang berperan besar dalam sejarah Islam.

Baca Juga  Republik Nyolong

Dikisahkan dalam buku Sejarah Kebudayaan Islam Madrasah Aliyah Kelas X oleh Abu Achmadi dan Sungarso, Sa’ad bin ‘Ubadah dikenal sebagai sosok dermawan yang luar biasa di kalangan kaum Anshar. Sejak awal kedatangan Rasulullah SAW ke Madinah, ia telah membaktikan harta dan tenaganya untuk membantu kaum Muhajirin yang berhijrah dari Makkah.

Kedermawanan Sa’ad bukan hanya muncul karena dorongan iman, tetapi juga merupakan sifat turun-temurun dari keluarganya. Ayah dan kakeknya sudah dikenal luas di masa jahiliah sebagai orang-orang yang dermawan dan disegani.

No More Posts Available.

No more pages to load.