Porostimur.com, Cape Town – Konjen RI Cape Town menangani pemulangan jenazah anak buah kapal (ABK) berinisial AS (22) yang meninggal dunia di Laut Atlantik. Jenazah dibawa ke tanah air untuk dimakamkan di kampung halamannya di Seram, Maluku.
Konsul Protokol dan Konsuler KJRI Cape Town Faiez Maulana, menyampaikan bahwa pihaknya secara khusus mengawal kasus ini sedari awal hingga jenazah AS diterima oleh pihak keluarga.
KJRI Cape Town ujar dia, secara intensif menghubungi keluarga, agensi dan rumah duka di Afsel, perusahaan di Indonesia dan pihak terkait lainnya.
Faiez juga secara khusus menyampaikan ke Bapak LM, ayahanda AS bahwa seluruh proses penanganan AS tidak mengenakan biaya kepada keluarga. Sehingga keluarga tidak perlu mengeluarkan uang dan jika ada oknum yang meminta bayaran agar melaporkannya ke KJRI Cape Town.
LM, ayahanda almarhum AS mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan KJRI Cape Town sehingga dirinya dan keluarga bisa melihat anaknya untuk terakhir kali sebelum dimakamkan di kampung halamannya.
Kejadiannya bermula tanggal 15 Juni 2024, saat AS sedang bekerja di kapal Ou Ya (bendera Tiongkok) tiba-tiba dirinya ambruk. Saat itu posisi kapal sedang berada di laut lepas. Kepada yang bersangkutan sempat diberikan pertolongan pernafasan.




