Kontribusi Harita Nickel Bawa Ekonomi Maluku Utara Jadi Nomor 1 di RI

oleh -201 views
Foto: Harita Group Pulau Obi Maluku Utara. (Dok. Harita Group)

TBP memiliki tambang nikel yang berlokasi di pulau Obi, Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Operasional tambang sudah berjalan sejak 2010 silam, hingga kemudian terus melakukan transformasi dalam memajukan industri dengan hilirisasi nikel.

Hilirisasi nikel diupayakan perusahaan dimulai dari mendirikan smelter pertama berteknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) pada 2016 lalu. Kiprahnya terus berlanjut menghasilkan nikel kualitas dua yang bisa diolah untuk stainless steel hingga bahan baku untuk baterai kendaraan listrik.

Proyek meningkatkan nilai tambah pada nikel ini mendapatkan tempat spesial dari pemerintah yang menempatkan Kawasan Industri Pulau Obi sebagai Proyek Strategis Nasional pada 2020 lalu.

Setahun berikutnya, jiwa pionir Harita Nickel kembali datang dalam memajukan industri nikel dengan mendirikan refinery pemurnian nikel limonit dengan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL). Namun saat itu refinery besutan Harita Nickel baru menghasilkan produk antara yang merupakan bauran nikel dan kobalt, Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).

Refinery dengan teknologi tersebut menjadi yang pertama beroperasi di Indonesia, bahkan hasil pemurnian nikel diklaim memiliki jejak karbon yang lebih rendah dan memiliki bentuk matte sehingga lebih mudah untuk diolah lebih lanjut.