Kontribusi Harita Nickel Bawa Ekonomi Maluku Utara Jadi Nomor 1 di RI

oleh -204 views
Foto: Harita Group Pulau Obi Maluku Utara. (Dok. Harita Group)

Hilirisasi juga semakin menunjukkan prestasi nyata pada kinerja ekspor nikel Maluku Utara, selama enam bulan pertama tahun ini pertumbuhan ekspor nikel melesat hingga 46,69% yoy menjadi US$ 833,01 miliar. Pada periode yang sama, secara volume juga meningkat pesat dari sebelumnya 105,99 miliar kilogram menjadi 157,79 kilogram, melonjak 48,86% yoy.

Kinerja ekspor nikel yang atraktif turut menopang neraca perdagangan Maluku Utara tetap surplus sebesar US$ 3,23 miliar, kendati kinerja ekspor dan impor secara keseluruhan dari provinsi tersebut masih turun masing-masing 7,67% dan 10,27% dibandingkan Mei lalu, menurut data dari BPS.

Di lain sisi, perlu diakui juga pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang pesat juga didorong Kabupaten Halmahera Tengah yang tumbuh paling tinggi. Pada 2022 saja, pertumbuhan ekonomi kabupaten tersebut mencapai 102,31% yoy, jauh melampaui Halmahera Selatan, tempat operasi pabrik Harita sebesar 21,34% yoy.

Baca Juga  Peretas Iran Klaim Bongkar Data 100 Perwira Elit Israel, Ini yang Terungkap

Perbandingan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kab/Kota Tahun 2022 Se-Provinsi Maluku Utara (dalam %)Foto: Badan Pusat Statistik Maluku Utara 2022
Perbandingan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kab/Kota Tahun 2022 Se-Provinsi Maluku Utara (dalam %)

Hal tersebut berkat kontribusi Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang merupakan Kawasan Industri terpadu untuk pengolahan logam berat yang berlokasi di Desa Lelilef, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.