Porostimur.com, Ambon – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku mengutuk keras tindakan aparat keamanan terhadap warga Desa Tamilouw, Maluku Tengah, yang menyebabkan jatuhnya korban luka-luka.
Ketua Karateker KNPI Maluku, Abdussalam Hehanussa mengatakan, dalam bentuk apapun, sebagai aparat seharusnya tidak melakukan tindakan yg brutal terhadap masyarakt sipil
“Persoalan-persoalan yang terjadi pada kelompok masyarakat, seharusnya disikapi dengan bijak oleh aparat keamanan. Polisi harus bijak dan melakukan pendekatan yg lebih persuasif terhadap masyarakat,” ujarnya, Rabu (8/12/2031).
Menurutnya, Kapolda Maluku dan jajaran telah gagal dalam mewujudkan visi Kapolri tentang Kepolisian yang presisi.
Dikatakan, selama ini kejadian kerawanan sosial di masyarakat muncul akibat lambatnya proses-proses hukum terhadap kejahatan kriminal pada oknum-oknum sehingga berkembang menjadi konflik terbuka di masyarakat.
Oleh sebab itu, Hehanussa mengatakan, persoalan ini akan dibawa pada Rapimnasus KNPI di Malang, Jawa Timur, 12 – 14 Desember mendatang.




