Lagi, benang raja berkibar di pantai Hulaliu

oleh -333 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Meskipun sudah mendapatkan pengawalan dan pencegahan oleh aparat keamanan dan pihak kepolisian, namun ada saja oknum warga yang nekat menunjukkan masih eksisnya kegiatan ekstrimis FKM/RSM di Maluku.

Bukan saja melakukan kegiatan upacara secara sembunyi-sembunyi, namun ada saja oknum yang berani melakukan pemancangan dan pengibaran bendera RMS maupun ornamen yang berkaitan dengan institusi dimaksud.

Bendera RMS yang akrab dikenal dengan sebutan Benang Raja itu, kembali dipajang di lokasi perairan Pulau Haruku, Senin (23/4).

Kali ini, benang raja ini dikibarkan di depan panti Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Link Banner

Meskipun enggan menyebutkan namanya, namun sumber terpercaya dalam tubuh Polda Maluku pun mengakui insiden tersebut.

Baca Juga  Kakankemenag SBB Serahkan DIPA dan RKAKL Tahun 2020

”Selain dikibarkan pada HUT FKM/RMS, benang raja juga seringkali dikibarkan pada momen-momen tertentu lainnya. Di antaranya pada kegiatan balap sepeda internasional TdM, beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Menurutnya, benang raja yang sudah diikatkan pada sebuah tiang, kemudian ditancapkan oleh orang tak dikenal (OTK) pada sebuah rakit yang dihanyutkan ke laut.
Sementara pelaku sengaja memilih waktu dini hari, karena warga sementara terlelap.

Selain aparat keamanan setempat, tegasnya, aparat kepolisian juga sudah melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku pengibaran bendera tersebut.

”Bendera diduga dikibarkan sejak pagi dinihari oleh simpatisan/aktivis FKM/RMS dan dilihat pertama kali oleh salah satu warga yang sedang beraktifitas di pantai.

Temuan tersebut kemudian disampaikan ke pihak pemerintah negeri. Bendera kemudian diamankan oleh staf Negeri Hulaliu sekitar pukul 07.15 Wit dan diserahkan kepada  aparat keamanan setempat,” pungkasnya. (keket)