Lah Pie Iki? Beli Freeport Bukannya Dapat Emas, Eh Malah Nambah Utang, Astaga

oleh -2 Dilihat

Selanjutnya Bunga atas setiap seri Obligasi akan terutang setiap enam bulan pada tanggal 14 April dan 14 Oktober setiap tahun, dimulai pada tanggal 14 Oktober 2022. Obligasi akan jatuh tempo pada tanggal jatuh tempo masing-masing, kecuali sebelumnya dibeli kembali atau ditebus sesuai dengan persyaratan mereka sebelum tanggal tersebut.

Adapun Citigroup Global Markets Inc. dan J.P. Morgan Securities plc adalah koordinator global bersama untuk penawaran utang  tersebut. HSBC, Mandiri Sekuritas Pte. Ltd., Mizuho Securities Asia Limited dan SMBC Nikko Securities (Hong Kong) Limited, adalah pembukuan bersama untuk penawaran tersebut. CIMB Bank Berhad, Cabang Labuan Offshore, IMI – Intesa Sanpaolo, Malayan Banking Berhad, Standard Chartered Bank dan United Overseas Bank Limited adalah co-manager untuk Penawaran utang.

Baca Juga  KAHMI, Kekuasaan dan Kesalehan Publik

Jadi sungguh ya pembelian saham tambang emas ini oleh PT Inalum atau Mind Id BUMN holding tambang ini, bukanya menghasilkan emas bagi negara dan pemerintah malah meminbun utang utang yang belum pasti bisa dibayar di masa mendatang. Dulu BUMN berhutang untuk membeli saham, sekarang berhutang untuk membangun smelter dan keperluan lainya yang belum tentu untung. Dulu di awal BUMN holding Tambang  berhutang 53 triliun rupiah untuk membeli saham Freeport, sekarang berhutang lagi untuk menjalankan roda perusahaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.