Makna Toleransi Surat Al Kafirun Ayat 6, Lengkap dengan Arab dan Latinnya

oleh -429 views

Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tidak beranak maupun diperanakkan. Namun melalui surat Al Kafirun terutama pada ayat terakhir, Allah SWT menekankan perihal toleransi antar umat beragama.

Hal ini dilakukan melalui pengerjaan ibadah sesuai dengan ketentuan agama masing-masing tanpa mencampur adukkan urusan keduanya. Dalam Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Islam Pekerti oleh Hanik Hidayati, juga dijelaskan bahwa Surah Al-Kafirun ayat 6 bermakna bahwa mereka yang mempunyai agama biarlah menjadi urusannya, dan aku mempunyai agamaku.

Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam mengajarkan umatnya untuk menghargai perbedaan dan hidup berdampingan dengan damai meskipun memiliki keyakinan yang berbeda. Islam berperan dalam membangun kepemimpinan yang adil dan berakhlak mulia.

Baca Juga  Percepat Program MBG, Hendrik Lewerissa Tekankan Kolaborasi dan Pangan Lokal

Surat Al Kafirun Ayat 1-6, Latin, dan Artinya

Rasulullah SAW seringkali membaca surat Al Kafirun ketika mengerjakan sholat sunnah. Ibnu Umar bersabda:

“قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ” تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ , وَ “قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ” تَعْدِلُ رُبْعَ الْقُرْآنِ , وَكَانَ يَقْرَأُ بِهِمَا فِي رَكْعَتَيِ الْفَجْرِ

Artinya: “Qul huwallahu ahad menyamai sepertiga Al Quran dan Qul yaa ayuhal kaafiruun menyamai seperempat Al Quran. Beliau (Rasulullah SAW) membaca kedua surat itu dalam dua rakaat fajar.” (HR Thabrani dan Abu Ya’la)

No More Posts Available.

No more pages to load.