Malam ini Ambon Digoyang 10 Kali Rentetan Gempa

oleh -23 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Rentetan gempa bumi kembali mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya, Selasa (12/11) malam.

Rentetan gempa pertama kali terjadi pada pukul 19:10:42 WIT hingga pukul 20:50:03 WIT, dengan tingkat guncangan yang berbeda mulai 5,1 Skala Richter, 3,2 Skala Richter dan 3,3 Skala Richter, 2,7 Skala Richter, 2,6 Skala Richter dan 3,0 Skala Richter,

Rentetan Gempa susulan berikutnya, terjadi pada pukul 22:01:43 WIT dengan magnitudo: 3.5 dan 22:26:55 WIT dengan magnitudo: 3.2.

Sedangkan rentetan ketiga terjadi pada pukul 23:24:51 WIT dengan Magnitudo:2.9, dan pada pukul 23:36:12 WIT. dengan skala 3.3 SR.

Link Banner

Gempa terakhir jelang tengah malam ini, berpusat di darat 22 km TimurLaut Ambon), pada kedalaman: 10 Km dan dirasakan (MMI) II-III Ambon,

Baca Juga  Kantor Partai Demokrat Maluku Utara Disegel

Hingga pukul 00.0 WIT, gempa telah dirasakan sebanyak sepuluh kali berturut-turut did pulau Ambon.

Sejumlah Rumah Warga di Kairatu Seram Barat Rusak 

Sejumlah rumah warga kembali mengalami kerusakan parah setelah gempa 5,1 magnitudo mengguncang wilayah Kairatu, Seram Bagian Barat, Maluku, Selasa malam (12/11/2019).

Informasi kerusakan rumah warga akibat gempa disampaikan Kepala Dusun Kelapa Dua, Desa Kairatu Abdul Rakib Narahaubun kepada Kompas.com via telepon seluler, Selasa.

“Ada beberapa rumah yang rusak, ada tiga rumah warga yang temboknya lepas saat gempa tadi,” kata Abdul Rakib.

Baca Juga  6 Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Termasuk Dokuno dan Gunung Ibu

Dia menyebut, rumah-rumah warga yang rusak itu, sebelumnya telah mengalami keretakan saat gempa magnitudo 6,8 pada 26 September dan magnitudo 5,6 pada 10 Oktober.

“Sebelumnya itu sudah retak ya, jadi pas gempa tadi langsung dindingnya lepas, untuk jumlah seluruhnya belum tahu karena ini malam,” ujarnya.

Tugu Leimena di Desa Poka yang mengalami keretakan

Warga mengungsi ke perbukitan

Saat ini kata dia warga yang sebelumnya telah turun ke perkampungan kini kembali lagi ke lokasi pengungsian di perbukitan dusun tersebut.

“Sudah buka tenda lagi di atas saat ini,” ujarnya. Selain di Dusun Kelapa Dua, warga di Dusun Waitasi, Desa Kairatu dan beberapa dusun lainnya yang berada di wilayah pesisir juga keluar dari rumah-rumahnya dan memilih mengungsi ke perbukitan.

Baca Juga  Murad 'Sesumbar' Corona Tak Bisa Bertahan di Maluku

“Di sini semua sudah naik lagi ke gunung malam ini, tidak ada lagi di kampung,” kata Hayati salah satu warga Dusun Waitasi kepada Kompas.com saat dihubungi secara terpisah.

Pendataan kerusakan

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin yang dikonfirmasi Kompas.com memastikan jika ada keruskaan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

“Yang pasti ada yang rusak ya, tapi kita belum bisa verifikasi semuanya apalagi ini malam hari,” katanya.

Senada, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Demy Paays juga memastikan bahwa ada kerusakan pada bangunan dan rumah warga akibat gempa yang terjadi, namun pihaknya masih terus melakukan pendataan.

“Ada yang rusak tapi petugas kita masih di lapangan masih mendata,” katanya. (red)