Karakter geografis sebagai provinsi kepulauan membuat akses terhadap layanan keuangan formal belum selalu mudah dijangkau masyarakat di seluruh wilayah.
Karena itu, keberhasilan program KEJAR tidak berhenti pada bertambahnya jumlah rekening pelajar, tetapi juga bagaimana akses tersebut dapat diikuti dengan pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan.
Literasi keuangan juga menjadi semakin penting di tengah berkembangnya layanan keuangan digital.
Pemahaman masyarakat mengenai cara mengelola uang, menggunakan layanan perbankan secara aman hingga mengenali berbagai bentuk kejahatan keuangan digital menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda peningkatan kecakapan finansial.
Program KEJAR menjadi salah satu instrumen untuk membangun kebiasaan tersebut sejak usia sekolah.
Melalui budaya menabung, pelajar diharapkan tidak hanya mengenal produk layanan keuangan formal, tetapi juga memiliki kesadaran untuk merencanakan dan mengelola keuangan secara lebih baik.
Penghargaan Jadi Pemacu Perluas Akses hingga Pulau-Pulau
Bagi Pemprov Maluku, penghargaan dari OJK tersebut bukan titik akhir.
Capaian itu justru menjadi dorongan untuk memperkuat kolaborasi dengan OJK, perbankan dan dunia pendidikan dalam memperluas literasi sekaligus inklusi keuangan.










