Masjid Terbesar dan Termegah di China Berubah Jadi Kantor Komunis

oleh -280 views
Link Banner

Porostimur.com |Kashgar: Saat ini, keadaan memilukan melanda Masjid terbesar China, tepatnya di kota Kashgar, menjadi beban terberat akibat kebijakan asimilasi dan penindasan Cina terhadap Muslim Uyghur di Xinjiang.

Foto-foto mengejutkan sebelum dan sesudahnya menunjukkan gawatnya situasi.

Banyak yang menyebut kawasan itu adalah Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang China – rumah bagi banyak etnis minoritas, termasuk orang Uyghur Turki – sebagai Turkistan Timur.

Melansir gelora.co, Uyghur, kelompok etnis Turki yang membentuk 45 persen dari populasi Xinjiang, menyebut Cina melakukan kebijakan represif yang menghambat kegiatan keagamaan, komersial, dan budaya mereka.

Link Banner

Masjid terakhir dengan identitas Islam

Dikenal sebagai masjid terbesar di Tiongkok dan yang terakhir untuk mempertahankan identitas Islamnya dalam beberapa tahun terakhir, Masjid Id Kah berubah menjadi kota hantu setelah bertahun-tahun meningkatkan pembatasan sistematis, meskipun bertahan selama berabad-abad pendudukan Cina di masa lalu.

Baca Juga  DPR Kembali Wacanakan Pembentukan Pengadilan Khusus Pemilu

Id Kah, yang memiliki makna tempat perayaan dalam bahasa Mandarin, dapat menampung hingga 10.000 jemaah di lapangan Id Kah..

Namun, setelah putaran terakhir pembatasan terhadap masjid di Turkistan Timur, tidak ada seorang Muslim Uighur yang dapat berdoa di Masjid Id Kah.

Pembongkaran masjid dimulai pada tahun 2016

Mulai 2016, Cina mulai menghancurkan masjid di bawah pengawasan administrasi lokal.

Dengan penunjukan menteri negara Chen Quanguo pada tahun 2016, kampanye Tiongkok terhadap masjid dimulai dengan sungguh-sungguh. Kamera pengintai dan penghalang mulai dipasang di pintu masuk masjid, dan jamaah mulai ditandai. Hal ini mengakibatkan berkurangnya jamaah ke masjid karena takut akan penganiayaan.

Baca Juga  5 Inspirasi Dress Kondangan ala Influencer Nabila Zirus

Menurut Radio Free Asia, hampir 5.000 masjid ditutup di kota itu selama tiga bulan pertama masa jabatan Chen.

Masjid Terbesar & Termegah di China Berubah Jadi Kantor Komunis. (gelora)

Masjid telah dikonversi menjadi kantor komunikasi

Menurut sumber independen, sejak 1997, Cina telah menutup lebih dari 1.200 masjid “megah” di seluruh Turkistan Timur. Selain itu, ratusan masjid kecil juga ditutup.

Beberapa masjid yang ditutup oleh pemerintah Beijing kemudian dihancurkan seluruhnya, yang lain diubah menjadi kantor komunikasi untuk Partai Komunis.

Sebanyak 1 juta orang, atau sekitar 7 persen dari populasi Muslim Xinjiang, telah dipenjara. Beijing mengatakan bahwa kamp-kampnya di Xinjiang adalah “pusat pelatihan kejuruan.”

September lalu, Human Rights Watch yang bermarkas di New York merilis sebuah laporan yang menuduh Beijing melakukan “kampanye sistematis pelanggaran hak asasi manusia” terhadap Muslim Uighur di Xinjiang. (red/rtl/ljc)

Baca Juga  Pasangan Tukang Jahit-Ketua RW ini Siap Kalahkan Anak Presiden Jokowi di Pilkada Solo 2020