Mayat anggota TNI nyangkut di kail nelayan Galala

oleh -144 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Awalnya mengira akan mendapatkan ikan pancingan, sayangnya yang tersangkut pada mata kail pancing adalah sesosok mayat.

Insiden ini terjadi di perairan Galala, Kecamatan Sirimau, Sabtu (7/4), sekitar pukul 06.00 Wit.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, ternyata mayat berjenis kelamin laki-laki ini bernama Pelda Taufiq Lorobessy (51).

Korban merupakan anggota TNI AD dari satuan Bintal Korem 151/Binaiya, berdomisili di Asrama rumah susun guna sewa (Rusunawa), Kelurahan Skip, Kecamatan Sirimau.

Link Banner

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian seragam olahraga TNI AD.

Hal ini dibenarkan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sirimau AKP W. B. Minanlarat,SH, saat berhasil dikonfirmasi waryang dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Senin (9/4).

Baca Juga  Memalukan! Manchester United Terkapar di Kandang Sendiri

Menurutnya, saat itu 3 orang nelayan asal Galala, Tom Paays (65), Moses Bremer (30) dan Jon Joklely (53), sedang asyik memancing di perairan Galala.

Tom Paays, akunya, dikagetkan saat mengecek kail pancingnya yang ternyata tersangkut dengan sesosok mayat.

             Almarhum Pelda Taufiq Lorobessy (51)

Butuh pertolongan, ia pun meneriaki kedua rekannya untuk membantu dirinya.

”Melihat kailnya, yang tersangkut sesosok mayat laki-laki, membuat saksi T Paays akhirnya berteriak ke arah daratan dan mengatakan tolong, tolong, tolong dulu kepada kedua teman nelayan lainnya, saksi Moses Bremer dan saksi Jon Joklely,” ujarnya.

Saksi Moses Bremer yang mendengar teriakan rekannya, jelasnya, akhirnya menanyakan alasan rekannya, Tom Paays  dan baru mengetahui adanya mayat yang mengapung dan tersangkut pada kail rekannya.

Baca Juga  Serahkan SPPT PBB-P2 tahun 2018, Sekkot harapkan kepastian Lurah dan Raja

”Mendengar pemberitahuan adanya penemuan mayat oleh Tom Paays, membuat Moses Bremer akhirnya mendekati Tom Paays dan mengecek kebenaran. Setelah bertemu dengan Tom Paays, Moses Bremer pun berteriak memanggil Jon Joklely, untuk melaporkan penemuan mayat yang tersangkut pada kail pancing Tom Paays ke pos Polisi PRC yang berada di bawah Jembatan Merah Putih (JMP) Galala,” jelasnya.

Laporan penemuan mayat itu sendiri, tegasnya, baru diterima anggota kepolisian pada Pos PRC JMP, sekitar pukul 06.30 Wit dan kemudian datang serta mengamankan TKP.

Diterangkannya, Ka SPK Ipda Zadjuhardi  bersama angota SPK, dan di bantu oleh angota penjagaan serta piket inafis Polres P.Ambon dan Pp.Lease, medatangi TKP, sekitar pukul 07.00 Wit.

Baca Juga  Hasil dan Klasemen Liga Italia - Atalanta Masih Mengerikan, Klub Promosi Pecahkan Rekor 19 Tahun

Dan usai mengolah TKP, tambahnya, kemudian piket PRC JMP Polda Maluku bersama anggota Polres P. Ambon dan Pp. Lease, langsung membawa jenasah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara-Tantui Ambon untuk divisum.

”Jenasahnya sudah diantarkan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Kasus ini telah ditangani dan dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease,” pungkasnya. (keket)