Di belakang Mbappe, terdapat empat pemain yang telah mengoleksi masing-masing dua gol.
Mereka adalah Mariano Diaz dari Alaves, Roberto Fernandez dari Espanyol, serta dua pemain Barcelona, Fermin Lopez dan Raphinha.
Barcelona sendiri menyumbang dua nama dalam daftar tersebut setelah menghancurkan Elche dengan skor 5-0. Fermin dan Raphinha sama-sama mencetak dua gol dalam pesta kemenangan Barcelona.
Sementara itu, sekitar 30 pemain lainnya sejauh ini telah mengemas masing-masing satu gol.
Persaingan perebutan gelar top skor pun mulai memanas sejak awal kompetisi.
Hattrick di Tengah Tekanan Bernabeu
Ada cerita lain di balik tiga gol Mbappe.
Hattrick tersebut tercipta pada malam ketika Jose Mourinho kembali memimpin Real Madrid di Santiago Bernabeu.
Madrid sempat berada dalam tekanan setelah babak pertama berakhir dengan skor 1-1. Bahkan, para suporter tuan rumah disebut memberikan siulan sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap permainan tim.
Situasi tersebut justru menjadi pemantik bagi Madrid untuk tampil lebih agresif selepas jeda.
Mbappe menjadi aktor utama kebangkitan tersebut. Dua gol tambahan pada babak kedua tidak hanya mengubah jalannya pertandingan, tetapi juga memastikan Madrid mengamankan kemenangan meyakinkan.
Bagi Mbappe, tiga gol ini menjadi awal yang menjanjikan dalam perburuan gelar El Pichichi musim 2026/2027.











