Porostimur.com | Konawe: Sekelompok preman di Konawe tiba-tiba masuk dan menyerbu kantor Polres Konawe, Sabtu (13/3/2021) sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka meminta polisi membebaskan rekan mereka yang ditahan polisi.
Awalnya, polisi tidak mengizinkan massa masuk dan mengunci pintu pagar. Alasannya, selain hari libur, karena dikhawatirkan massa yang cukup banyak bisa mengganggu keamanan di dalam kantor polisi.
Demonstran tak puas, berusaha memanjat pagar dan menembus penjagaan. Aksi ini sempat dicegah aparat keamanan, namun karena jumlahnya sedikit dan tak melakukan perlawanan, massa leluasa menerobos.
Massa kemudian, menduduki halaman dan sejumlah ruangan di dalam Polres Konawe. Diantara mereka, terlihat membawa dan mengacung-acungkan parang panjang di halaman Polres.
Salah satu peserta aksi, Rabiul Awal, menceritakan, mereka mendatangi Polres karena tidak puas dengan kinerja polisi. Sebab, aparat dinilai tidak berpihak ke warga menangani salah satu kasus.
Dia bercerita, awalnya, beberapa waktu lalu, sekelompok pemuda menganiaya salah seorang ibu rumah tangga. Tindakan yang dianggap sadis ini, menurut para pemuda, disebabkan karena korban diseret beberapa orang. Apalagi, korban saat itu sedang mandi dan tidak mengenakan pakaian.




