Mengapa Kita Sampai Pada Situasi Ini?

oleh -43 views

Oleh: Made Supriatma, Peneliti, jurnalis lepas dan visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapura

Hari ini saya membaca laporan menarik dari Bloomberg. Judulnya: Inside the Palace: How Prabowo’s Circle Unnerving Investors. Atau, Di Balik Istana: Bagaimana Orang-orang di Lingkaran Prabowo Membuat Para Investor Gelisah.

Isinya kurang lebih seperti yang sudah umum diketahui oleh para pengamat Indonesia. Bahwa, sang Ppresiden yang suka pidato dan bepergian ke luar negeri ini tidak bisa dinasehati. Ia mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang dia percayai. Dia tidak tahan dengan diskusi dan debat-debat kebijakan yang panjang. Dia lebih suka berhadapan dengan sekelompok kecil menteri-menteri yang dia sukai dan kenal sekalipun punya kabinet terbesar dalam sejarah Indonesia.

Baca Juga  Bukan Tentang Mahasiswa yang Kehilangan Kompas, Melainkan Mereka yang Merasa Paling Tahu Arah

Saking banyaknya anggota kabinetnya, kabarnya dia bahkan tidak mengenalinya satu per satu. Ada sebuah anekdot yang menggambarkan ini. Suatu saat Prabowo bertemu dengan seorang mantan aktivis. Dia kenal dengan mantan aktivis yang menyalaminya dengan takzim sambil membungkuk itu. Prabowo menyambut dan bertanya, “Hai, gimana kabarnya? Kamu di mana sekarang?” Sang mantan aktivis itu menjawab dengan heran, “Saya kan Wamen di kabinet bapak?” Disahuti Prabowo, “Oh iya tho?”

No More Posts Available.

No more pages to load.