Mengharap Purbaya

oleh -150 views

Oleh: Yudi Latif, Pemikir Kebangsaan dan Kenegaraan

Saudaraku, kudoakan engkau berhasil—bukan sekadar sebagai Menteri Keuangan, tetapi sebagai pengungkit yang menggerakkan poros perubahan.

Sebab, di bawah pemerintah siapa pun dan siapa pun yang memegang tampuk kuasa, harapanku tetap sama: menyaksikan negeri ini bangkit menjadi bangsa bermartabat. Indonesia, dengan keluasan alam, kelimpahan jiwa, dan kekayaan budaya, tak seharusnya terus berdiri di pinggiran sejarahnya sendiri.

Namun, dalam meyakinkan publik akan arah kemajuan itu, ingatlah: janji adalah mata uang kepercayaan yang nilainya jatuh bila dicetak berlebihan. Rakyat Indonesia telah terlalu sering dilukai oleh janji yang tak terbukti. Maka berhati-hatilah dalam mengumbar janji, sebab politik tak berjalan di tangan tunggal, melainkan di jejaring kepentingan dan nilai yang saling berkelindan. Kemajuan sejati lahir bukan dari retorika, melainkan dari kerja senyap yang menumbuhkan sinergi dan harmoni tata kelola di bawah visi bersama.

Berhati-hatilah dengan kata yang terlalu cepat diucapkan. Sebab, setiap janji yang meleset dari kenyataan akan kembali sebagai bumerang yang menggerus kredibilitas dan memicu kekecewaan. Janji harus diukur bukan oleh gema suaranya, melainkan oleh daya realisasinya.

No More Posts Available.

No more pages to load.