Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Janji Optimalkan SKPT Morotai

oleh -56 views
Link Banner

Porostimur.com, Daruba – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono dan rombongan mengadakan kunjungan kerja ke Morotai, Selasa (8/2/2022).

Kehadiran menteri KKP dan rombongan di Bandara Pitu, Morotai disambut langsung oleh Bupati Morotai Benny Laos dan wakilnya Asrun Padoma.

Bupati Morotai Benny Laos melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi porostimur.com, Selasa (8/3/2022) mengatakan, ada sejumlah agenda yang dilakukan menteri Trenggono selama kunjungan ke Morotai.

“Pertama, soal implementasi Bulan Cinta Laut (BCL) lewat gerakan cinta laut yang bertujuan mengedukasi pelajar dan masyarakat pesisir peduli lingkungan bersih dan lestari, melalui pelatihan pengolahan sampah, mulai dari pemilahan, penjualan, pembukuan produk kerajinan, dan aksi bersih pantai dan laut,” kata Benny Laos.

“Kedua, Pak menteri juga meninjau Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Daeo Majiko, Morotai Selatan. Pak Menteri berjanji akan mengoptimalisasi SKPT untuk mendongkrak produktivitas masyarakat nelayan Morotai,” imbuhnya.

Baca Juga  Bivitri Susanti: Semua yang Dibahas Dalam Draft Revisi UU KPK Akan Melemahkan KPK

Benny menyebut, fasilitas pendukung yang akan dilengkapi untuk optimalisasi SKPT Morotai di antaranya cold storage terintegrasi, kantor pelabuhan, pabrik es, kios nelayan, fasilitas tambat labuh hingga pengolahan sampah terpadu.

Yang Ketiga menurut Benny Laos, Menteri KKP juga berkunjung ke gedung Morotai Integrated Aquarium and Research Institute (Miamari) yang rencananya menjadi pusat pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan perikanan.

Kempat kata Benny, Menteri KKP memboyong Tim dari Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM-KP) untuk meggelar pelatihan diversifikasi produk hasil perikanan dan pelatihan pengolahan tuna yang juga membuka ruang dialog antara Menteri KKP dan Nelayan Morotai.

Kelima, serah terima SKPT dari Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) ke Bina Perikanan Tangkap KKP.

Baca Juga  Pemkot Ambon Hadirkan Pakar Bahas Dampak Geothermal terhadap Gempa

Benny menjelaskan, dengan penambahan fasiltitas SKPT dan pengelolaan oleh Bina Tangkap akan mendekatkan kebijakan perikanan tangkap yang beroperasi di Morotai.

“Mengingat Sejauh ini, SKPT telah memproduksi 6.272 ton/ tahun yang masih bisa dioptimalkan bila sarana pendukungnya lebih memadai,” tukas Benny Laos.

“Terakhir, Pak Menteri juga mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai. Padatnya agenda orang nomer satu KKP-RI di Morotai, menunjukkan kepeduliannya terhadap daerah ini. Semakin banyak yang peduli, semakin maju Morotai. Aamiin,” pungkasnya. (red)