Menunggu Hidayah untuk Berhijab? Benarkah Demikian?

oleh -489 views

Bagi seorang muslimah, berhijab atau berjilbab selain sebagai kewajiban, hal tersebut merupakan salah satu bentuk ketaatannya kepada syariat Allah. Sadar ataupun tidak, setiap kali melakukan sholat lima waktu pun, muslimah senantiasa bersumpah kepada Allah Ta’ala,

“La syarikallahuwabidzalika ummirtuwa anna minal muslimin. “

Yang artinya “Tiada syarikat bagi Engkau dan aku mengaku seorang muslimah” kalimat sumpah dan janji kepada Allah untuk menaati perintahNya dan menjauhi laranganNya senantiasa kita ucapkan di dalam sholat.

Seseorang yang berjanji palsu di hadapan Allah, tentu berat hukumannya di dalam neraka. “ Jilbab adalah perintahNya bukan?” Kalau kita tidak jalankan artinya kita ingkar terhadap perintahnya.

Faktanya dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita mendengar teman-teman, saudara atau tetangga yang belum berhijab atau belum menutup aurat sesuai syariat, mengucapkan alasan belum datangnya hidayah dari Allah. “Aku belum berhijab karena belum dapat hidayah aja. Niat sih sudah ada!,” kalimat itu paling sering kita dengar.

Baca Juga  Dorong Integrasi Data dan Digitalisasi Pelayanan, Bupati Aru Luncurkan 57 Website Desa

Benarkah menutup aurat atau berhijab harus menunggu datangnya hidayah ? Bagaimana pandangan syariat tentang hal tersebut?
Dalam Islam hidayah itu adalah rezeki, dan untuk memperolehnya harus bermodalkan usaha dan kerja keras.

No More Posts Available.

No more pages to load.