Bertahan dengan 10 Pemain, Mesir Tetap Kokoh
Unggul jumlah pemain, Afrika Selatan mencoba mengambil alih kendali permainan di babak kedua. Peluang demi peluang dilepaskan, termasuk tembakan jarak jauh Tshepang Moremi pada menit ke-57 yang kembali dimentahkan El Shenawy.
Semenit berselang, Aubrey Modiba mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar. Mesir tak sepenuhnya bertahan. Pada menit ke-60, Emam Ashour hampir menggandakan keunggulan, tetapi tembakannya berhasil diblok Williams.
Tekanan Afrika Selatan kian meningkat. El Shenawy dipaksa bekerja keras menepis tembakan jarak dekat Mudau pada menit ke-74, disusul peluang Modiba (79’) dan Mokoena (82’) yang kembali digagalkan sang penjaga gawang.
Drama terjadi di menit-menit akhir. Sundulan Siyabonga Ngezana pada menit keenam masa tambahan waktu nyaris menyamakan kedudukan, namun refleks El Shenawy memastikan gawang Mesir tetap perawan hingga peluit akhir dibunyikan.
Mesir Lolos, Afrika Selatan Wajib Menang
Hasil ini menempatkan Mesir di puncak Grup B dengan enam poin dan memastikan tiket 16 besar lebih cepat. Laga terakhir melawan Angola pada 29 Desember nanti hanya akan menentukan posisi akhir grup.
Sementara itu, Afrika Selatan berada di posisi kedua dengan tiga poin. Mereka wajib meraih kemenangan atas Zimbabwe di laga terakhir jika ingin mengamankan tempat di fase gugur.











