Nobar Film “Pesta Babi” di Ternate Dibubarkan TNI, AJI Kecam Intimidasi Ruang Sipil

oleh -49 views
Kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di kawasan Benteng Oranje, Jumat (8/5/2026) malam, dibubarkan aparat TNI.

Sempat terjadi adu argumen antara panitia dan aparat. Pihak TNI hanya mengizinkan kegiatan dilanjutkan dalam bentuk diskusi tanpa pemutaran film. Setelah negosiasi berlangsung, kegiatan akhirnya dihentikan sepenuhnya sekitar pukul 23.00 WIT.

Ketua AJI Ternate, Yunita Kaunar, mengecam tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk intimidasi terhadap ruang demokrasi.

“Tindakan pembubaran nobar film mencederai kebebasan berekspresi, kebebasan pers, dan hak publik untuk berdiskusi secara terbuka,” tegasnya.

TNI Sebut Antisipasi Konflik

Sementara itu, Komandan Kodim 1501/Ternate, Jani Setiadi, menyatakan penghentian dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi konflik.

Ia mengaku pihaknya menerima berbagai respons di media sosial yang menilai film tersebut provokatif dan berpotensi menimbulkan isu SARA.

Baca Juga  Lepas 461 JCH ke Tanah Suci, Wali Kota Ambon Doakan Kembali sebagai Haji Mabrur

“Silakan dilanjutkan dengan diskusi saja. Untuk pemutaran film tolong dihentikan agar tidak dijadikan bahan politisir di kemudian hari,” ujarnya.

Namun demikian, AJI menilai alasan tersebut tidak cukup kuat untuk membubarkan kegiatan yang berlangsung damai dan terbuka untuk umum.

“Jika setiap karya kritis dianggap ancaman lalu dibungkam, maka demokrasi berada dalam situasi berbahaya,” pungkas Yunita.

(Tim)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com