Oliver Stone Kritik Keras AS: Punya Nafsu Berperang, Konflik Lebih Besar Bisa Terjadi

oleh -53 Dilihat
Sutradara peraih Oscar, Oliver Stone, kembali melontarkan kritik keras terhadap Amerika Serikat (AS). Di hadapan publik Italia, veteran Perang Vietnam itu menilai negaranya seolah memiliki dorongan yang terus-menerus untuk terlibat dalam peperangan.

Peringatan dari Seorang Veteran Perang

Pesan Stone menjadi semakin kuat karena datang dari seseorang yang pernah mengalami sendiri realitas perang.

Perang Vietnam bukan sekadar tema dalam film-filmnya. Pengalaman sebagai prajurit kemudian membentuk cara Stone melihat kebijakan luar negeri, kekuatan militer, dan konsekuensi perang terhadap manusia.

Melalui Born on the Fourth of July, ia menggambarkan perjalanan seorang veteran yang mengalami perubahan besar setelah kembali dari medan perang. Film tersebut juga menjadi salah satu karya yang memperlihatkan sisi lain dari narasi perang Amerika—bukan hanya soal kemenangan atau kekuatan militer, tetapi juga luka yang dibawa pulang oleh para veteran.

Kini, bertahun-tahun setelah film itu diproduksi, Stone kembali mengingatkan bahwa sejarah perang tidak boleh sekadar menjadi tontonan.

Ia memperingatkan bahwa kegagalan mengambil pelajaran dari masa lalu dapat membawa masyarakat kembali pada konflik dengan konsekuensi yang lebih besar.

Baca Juga  Penembakan Saat Perayaan Halloween di AS Tewaskan 24 Orang, 94 Lainnya Luka

Bagi Stone, persoalannya bukan sekadar bagaimana sebuah perang dimulai, tetapi bagaimana sebuah negara memahami harga yang harus dibayar setelah perang berakhir.

Dan dari Roma, pesan itu kembali ia lontarkan: jangan sampai pengalaman masa lalu dilupakan, lalu kesalahan yang sama kembali membawa dunia menuju perang yang lebih besar dan penderitaan yang lebih panjang.

No More Posts Available.

No more pages to load.