Tuduh Iran yang Memulai Perang, Trump Sebut Gencatan Senjata Hanya Buang-buang Waktu

oleh -23 Dilihat
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuding Iran sebagai pihak yang memulai perang dengan Washington, meskipun AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran pada akhir Februari lalu.

Porostimur.com, Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuding Iran sebagai pihak yang memulai perang dengan Washington, meskipun AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran pada akhir Februari lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat menghadiri kampanye di Mississippi, Senin, menjelang pemilu sela Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026.

Di hadapan para pendukungnya, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya tidak memulai konflik dengan Iran. Sebaliknya, ia menuding Teheran telah melakukan berbagai tindakan terhadap Amerika selama puluhan tahun.

“Bukan kita yang memulai perang dengan Iran. Iran-lah yang memulai perang dengan kita,” kata Trump.

Trump merujuk pada rangkaian konflik dan tindakan yang menurutnya dilakukan Iran terhadap AS sejak Revolusi Iran pada 1979. Ia juga menyinggung banyaknya warga Amerika yang disebutnya tewas akibat tindakan Iran selama periode tersebut.

Baca Juga  Pria Paruh Baya Lemas di Tempat Pijat Lestari Ambon, Penyebab Kematian Belum Terungkap

“Mereka telah membunuh rakyat kita selama bertahun-tahun,” ujarnya.

Trump kemudian mengangkat kembali nama Qasem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), yang tewas dalam serangan pesawat nirawak AS di Baghdad, Irak, pada Januari 2020, ketika Trump menjalani masa jabatan pertamanya sebagai presiden.

No More Posts Available.

No more pages to load.