Operasi SAR Longboat di MBD Dihentikan, Delapan Korban Dinyatakan Hilang

oleh -48 Dilihat
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon resmi menghentikan operasi pencarian delapan korban hilang akibat kecelakaan longboat di perairan Maluku Barat Daya, Sabtu (20/6/2026).

Porostimur.com, Tiakur – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon resmi menghentikan operasi pencarian delapan korban hilang akibat kecelakaan longboat di perairan Maluku Barat Daya, Sabtu (20/6/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama sembilan hari tanpa hasil, serta melalui koordinasi dan kesepakatan dengan pihak keluarga korban.

Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, mengatakan hari kesembilan menjadi operasi terakhir pencarian.

“Hari ini merupakan pencarian terakhir. Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga korban dan pihak keluarga telah menyetujui penghentian operasi pencarian,” ujarnya.

Pencarian Sembilan Hari Tanpa Hasil

Arafah menjelaskan, hingga hari terakhir operasi, delapan korban yang dilaporkan hilang belum berhasil ditemukan.

Baca Juga  Motif Listyo

“Hingga hari ini, delapan korban belum ditemukan dan dinyatakan hilang,” tegasnya.

Selama operasi berlangsung, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sejumlah titik perairan, mulai dari Pulau Dai, Babar hingga Pulau Moa.

Pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, Polairud, Polsek setempat, BPBD Kabupaten MBD, TNI Angkatan Laut, Syahbandar, serta masyarakat.

“Pencarian dilakukan di perairan Pulau Dai, Babar hingga Moa dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat setempat,” jelas Arafah.

No More Posts Available.

No more pages to load.