Porostimur.com | Kairo: Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada hari Sabtu (1/2) mengatakan Palestina menghentikan semua hubungan dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel termasuk kerjasama keamanan.
Keputusan itu muncul setelah Palestina secara tegas menolak rencana perdamaian Timur Tengah yang disajikan Presiden AS Donald Trump pekan ini.
Mengutip Reuters, pada pertemuan para menteri luar negeri negara-negara Arab di Kairo, Mesir, Abbas menegaskan kembali penolakan sepenuhnya atas rencana perdamaian yang diajukan Trump.
Dalam proposal perdamaian itu, Trump menyerukan untuk menciptakan negara Palestina yang terdemiliterisasi dengan perbatasan yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan keamanan Israel.
“Kami telah memberi tahu pihak Israel bahwa tidak ada hubungan sama sekali dengan mereka dan AS termasuk hubungan keamanan,” ujar Abbas.
Para pejabat Israel belum mengomentari keputusan Palestina tersebut.

Pasukan Keamanan Israel dan Otoritas Palestina telah lama bekerjasama dalam menjaga wilayah Tepi Barat yang diduduki, yang berada di bawah kendali Palestina.
Otoritas Palestina juga memiliki perjanjian kerjasama inteligen dengan CIA, yang terus berlanjut bahkan setelah Palestina memboikot upaya perdamaian administrasi Trump pada 2017.




