“Di bawah itu ada export center yang dibangun. Jadi pengguna jasa bisa berkoordinasi dengan beberapa badan seperti bea cukai,” ujar Rouland.
“Karena memang kalau kita lihat potensi Maluku sendiri, terutama dari ikan, itu sebenarnya besar potensinya. Kami itu menyiapkan reefers station. Kami mempunyai 88 titik untuk reefer station,” imbuhnya. (Keket/dtc)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









