Porostimur.com, Sanana – Pemerintah Desa Pelita Jaya, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, mengambil langkah cepat dengan mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi jalur sungai, menyusul kejadian banjir beberapa pekan lalu.
Banjir tersebut dipicu tingginya curah hujan yang menyebabkan luapan air ke permukiman warga. Meski demikian, dampaknya tidak separah yang terjadi di Desa Waisakai. Di Pelita Jaya, hanya satu rumah warga yang dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian dapur.
Manfaatkan Momentum Alat Berat
Kepala Desa Pelita Jaya mengungkapkan, alat berat milik pemerintah daerah yang sebelumnya digunakan untuk penanganan banjir di Desa Waisakai, dimanfaatkan pihak desa saat melintas di wilayah mereka.
“Di kampung kami juga terjadi banjir, tetapi tidak separah di desa sebelah,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Melihat peluang tersebut, pemerintah desa bersama aparat langsung berinisiatif menggunakan alat berat itu untuk melakukan pengerukan sungai.
“Kami mengambil langkah cepat untuk mengeruk sungai yang setiap hujan sering meluap ke rumah warga,” jelasnya.
Antisipasi Banjir Berulang
Selain pengerukan, pembenahan juga dilakukan pada bantaran sungai yang dinilai tidak searah, sehingga berpotensi memperparah luapan air saat hujan deras.











