Porostimur.com, Caracas – Pemimpin oposisi Venezuela sekaligus peraih Hadiah Nobel Perdamaian, Maria Corina Machado, mengumumkan bahwa dirinya telah kembali ke tanah air setelah hampir satu tahun berada di pengasingan. Machado meninggalkan Venezuela secara diam-diam pada akhir 2025 untuk menerima penghargaan Nobel Perdamaian.
“Saya di sini. Bersama kalian,” tulis Machado dalam unggahan singkat berbahasa Spanyol di platform X, sebagaimana dikutip AFP, Senin (26/10/2026).
Kabar kepulangan Machado langsung mendapat respons dari sekutunya, Edmundo Gonzalez Urrutia, mantan kandidat presiden Venezuela yang juga berada di pengasingan. Gonzalez mengunggah ulang pesan Machado dan menyampaikan kegembiraannya atas kembalinya pemimpin oposisi tersebut.
“Venezuela! Saya dengan gembira mengumumkan kepada kalian bahwa pemimpin kita, Maria Corina yang saya sayangi, kini telah menginjakkan kaki di tanah Venezuela,” tulis Gonzalez.
Ia menyebut kepulangan Machado sebagai momen penting bagi rakyat Venezuela dan berharap kehadiran pemimpin oposisi itu dapat mengarahkan negara menuju kebebasan.
“Hari ini merupakan hari yang sangat penting bagi rakyat Venezuela. Suara berdaulat kita kembali bersamanya untuk memimpin dan mengarahkan proses ini! Dalam waktu dekat, saya akan bersama kalian dan bersamanya agar negara kita benar-benar bergerak menuju kebebasan,” imbuhnya.










