Pemkab Kepsul akan Investigasi Pilkades di 78 Desa September Mendatang

oleh -40 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Panitia investigasi yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) Kepulauan Sula (Kepsul) akan melakukan investigasi di 78 desa terkait pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang dilaksanakan pada 29 April 2021 lalu.

Pelaksanaan Pilkades serentak yang dianulir, terjadi berbagai persoalan pada setiap tahapannya, sehingga membuat pemkab memandang perlu untuk dilaksanakan Investigasi, guna menjawab setiap persoalan Pilkades serentak di Kepsul yang terjadi di masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Pemerintahan Dan Otonomi Daerah Kepsul, Suwandi H. Gani menyampaikan, Panitia Investigasi sudah terbentuk dan akan melaksanakan tugasnya dimulai pada tanggal 1 September 2021 mendatang.

“Panitia Investigasi Pilkades Serentak Pemkab Kepsul sudah terbentuk, dan siap melaksanakan tugasnya pada bulan depan, yaitu dimulai tanggal 1 September”, ucap Suwandi saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya. Senin, (23/8/2021).

Suwandi bilang, Panitia Investigasi Pilkades Serentak terdiri dari Asisten I sebagai Ketua Tim dan Kabag Bidang Pemerintahan dan Otda Sebagai Sekritaris Tim serta anggotanya, yaitu dari Bagian Hukum Pemkab Kepsul, Inspektorat, BPMD, dan Kesbang Pol.

Baca Juga  Innalillahi, Ibunda SBY Meninggal Dunia

“Masing-masing bidang bekerja sesuai tupoksinya, bidang pemerintahan bekerja terkait dengan pengangkatan perangkat desa, tahapan pilkades, dan pengangkatan BPD sedangkan Inspektorat akan bekerja terkait SPJ, BPMD terkait dengan fungsi penyerapan anggaran DD per triwulan, dan bidang hukum terkait SK pengangkatan perangkat desa dan SK pengangkatan BPD sedangkan Kesbangpol akan melihat tahapan sosial, ekonomi dan politik di setiap desa”, ungkapnya.

Menurut Suwandi, Tim Investigasi akan turun untuk mengevaluasi di 78 desa, karena rata-rata tahapan pilkades kemarin tidak sesuai dengan tahapan yang diatur dalam regulasi, termasuk Desa Wainin dan beberapa desa yang belum melaksanakan pilkades.

“Untuk tiga desa yang belum melaksanakan pilkades akan segera kami laksanakan di bulan Oktober dan bulan depan kami sudah akan melaksanakan sosialisasi pilkades, dan untuk desa-desa yang melaksanakan pilkades berpotensi tidak hanya tiga desa saja tergantung dari hasil investigasi nanti sedangkan anggarannya sudah kami siapkan dan sudah disetujui oleh Komisi I DPRD sehingga kita akan fokus menyelesaikan setiap persoalan Pilkades di tahun ini dan tahun depan kita fokus pada pelayanan publik”, katanya.

Baca Juga  Kecewe, Warga Capalulu Pasang Baliho Tanya Sikap Pemda & Polres Kepulauan Sula

Suwandi juga menyampaikan bahwa hasil investigasi akan dituangkan dalam berita acara. “Untuk itu, setiap desa harus bekerja sesuai dengan regulasi,” tutupnya.

Sekedar informasi, tiga desa yang belum melakukan Pilkades serentak, yakni Desa Fatiba Kecamatan Sulabesi Tengah, Desa Wainib Kecamatan Sulabesi Selatan, dan Desa Mangoli Kecamatan Mangoli Tengah. (am)

No More Posts Available.

No more pages to load.