“Bersama SatPol PP, Babinkamtibmas, dan Babinsa kami turun ke lokasi, namun rupanya informasi telah bocor, sehingga praktek prostitusi tidak kami temui disana,” beber Fahmi.
Asisten mengungkapkan, dirinya telah berkoordinasi dengan Ketua RT setempat dan mengidentifikasi rumah – rumah warga yang dicurigai sebagai lokasi prostitusi ilegal.
Lebih lanjut, Fahmi mengatakan akan menjalin Koordinasi dan komunikasi dengan kepolisian setempat untuk pelaksanaan operasi yustisi di ex. Lokalisasi Tanjung Batu Merah.
“Nanti kita akan lakukan operasi yustisi dalam waktu dekat bersama kepolisan,” pungkasnya. (Nur)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










