Pemprov Malut Tiadakan Penerimaan CPNS 2026, Anggaran dan Belanja Pegawai Jadi Alasan

oleh -105 views
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengatakan pemerintah daerah saat ini harus melakukan penyesuaian anggaran menyusul kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD yang mulai berlaku pada 2027.

Menurutnya, hampir seluruh kebutuhan jabatan di lingkungan Pemprov Maluku Utara saat ini telah terisi.

Bahkan, proses mutasi masuk dari kabupaten/kota maupun instansi lain kini diperketat agar organisasi pemerintahan tetap efektif dan efisien.

“Hanya orang-orang yang memang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan untuk mendukung pencapaian program kepala daerah. Jadi mutasi juga kami batasi, bukan cuma CPNS. Oleh karena itu, untuk komposisi sekarang, di 2026 untuk CPNS kemungkinan besar ditiadakan,” kata Zulkifli.

Dengan kebijakan tersebut, Pemprov Maluku Utara akan memaksimalkan pegawai yang sudah ada sambil memperkuat penataan organisasi agar lebih efisien dan sesuai kemampuan anggaran daerah.

(Red)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.