Penduduk Yaman Pernah Dipuji Rasulullah SAW, Apa Sebabnya?

oleh -2 Dilihat

Di antara keluasan hikmah-Nya, Allah SWT kerap melebihkan sebagian ciptaan-Nya di atas yang lain. Sebagaimana bulan Ramadan yang ditetapkan sebagai sebaik-baik bulan, hari Jumat sebagai penghulu hari, serta dua kota suci Makkah dan Madinah sebagai tanah yang paling dicintai-Nya. Hal serupa juga berlaku pada negeri Yaman.

Selain dua tanah haram, Yaman menempati posisi yang sangat istimewa dalam sejarah Islam. Rasulullah SAW berulang kali melontarkan pujian mulia bagi masyarakatnya. Pujian ini bukan sekadar gelar kehormatan kosong, melainkan bentuk apresiasi atas sifat, ketulusan iman, dan karakter unggul penduduk Yaman.

Keutamaan Penduduk Yaman

Salah satu keutamaan besar penduduk Yaman tersirat dalam firman Allah SWT pada Surah Al-Ma’idah ayat 54. Para ahli tafsir kenamaan, seperti Imam Al-Qurtubi dalam tafsirnya, menegaskan bahwa penafsiran paling sahih mengenai kaum yang dimaksud ayat ini adalah kabilah Al-Asy’ari dan rombongan kaum muslimin asal Yaman.

Baca Juga  Sembilan Desa Terpencil Maluku Dapat PLTS Terpadu, Total Kapasitas 1.270,5 kWp

Pandangan ini diperkuat oleh Imam Ibnu Jarir At-Thabari, yang menyatakan riwayat paling kuat dari Rasulullah SAW merujuk pada kaum sahabat Abu Musa Al-Asy’ari dari Yaman. Merekalah yang kelak tercatat berjasa besar dalam menaklukkan wilayah Irak lewat Perang Al-Qadisiyyah pada era Khalifah Umar bin Khattab.

No More Posts Available.

No more pages to load.