Porostimur.com, Ambon – Rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat Maluku sepanjang 2025 mencapai Rp1.398.498 per bulan. Angka ini meningkat Rp120.929 atau 9,47 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp1.277.569 per kapita per bulan.
Data tersebut bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).
Dari total pengeluaran tersebut, masyarakat Maluku rata-rata mengalokasikan Rp679.006 atau 48,55 persen untuk kebutuhan makanan, sedangkan Rp719.492 atau 51,45 persen digunakan untuk kebutuhan bukan makanan.
Komposisi ini menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir, porsi pengeluaran bukan makanan lebih besar dibandingkan belanja makanan.
Belanja Nonmakanan Mulai Mendominasi
Dibandingkan 2024, terjadi perubahan pola konsumsi masyarakat Maluku.
Pada 2024, pengeluaran untuk makanan masih mendominasi dengan porsi 50,17 persen, sedangkan belanja bukan makanan sebesar 49,83 persen.
Memasuki 2025, komposisinya berbalik. Pengeluaran bukan makanan meningkat menjadi 51,45 persen, sementara belanja makanan turun menjadi 48,55 persen dari total pengeluaran rumah tangga.
Secara nominal, pengeluaran untuk makanan naik dari Rp640.897 menjadi Rp679.006 per kapita per bulan. Sementara pengeluaran bukan makanan mengalami kenaikan yang lebih tinggi, yakni dari Rp636.672 menjadi Rp719.492 per kapita per bulan.









