Porostimur.com, Ambon – Sebanyak 1.451 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah tahun 2026 di Provinsi Maluku masih menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK). Persoalan ini menjadi perhatian anggota DPR RI daerah pemilihan Maluku, Saadiah Uluputty, yang menemui pihak Balai Pelaksana Perumahan dan Permukiman Provinsi Maluku untuk mencari solusi atas keterlambatan tersebut.
Pertemuan itu dilakukan menyusul belum adanya kepastian realisasi bantuan bagi calon penerima yang telah menjalani verifikasi teknis oleh fasilitator, tetapi masih terkendala proses administrasi.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Saadiah kepada media ini, Minggu (25/10/2026), Provinsi Maluku memperoleh alokasi 7.294 unit BSPS pada 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.451 unit masih menunggu penerbitan SK.
Keterlambatan ini menjadi perhatian karena program BSPS ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah meningkatkan kualitas rumah agar memenuhi standar kelayakan hunian.
Saadiah menilai, calon penerima yang telah melalui tahapan verifikasi membutuhkan kepastian informasi mengenai status bantuan mereka. Karena itu, kendala administratif yang menghambat penerbitan SK perlu segera diselesaikan agar pelaksanaan program tidak berlarut-larut.









