Peresmian Lapak “To Sinyinga” Bantu Tingkatkan Potensi Sumber Daya Umat di Malut

oleh -2 Dilihat

Setelah kebaktian, acara dilanjutkan dengan seremonial peresmian Lapak “To Sinyinga”. Diawali dengan laporan ketua panitia, Robert Wasia menjelaskan bahwa Nama “To Si Nyinga” diambil dari Bahasa Ternate yang secara harfiah berarti “Kita Ingat”.

“Jadi kalau di Ambon menggunakan “Beta/Katong” (Saya), di Ternate “Kita”, jelasnya.

Lebih lanjut, Wasia menjelaskan pemberian nama ini dimaksudkan untuk menunjukan spirit saling mengingat dalam perspektif pemberdayaan yaitu bekerjasama dan tolong-menolong, Marimoi ngone futuru.  

Sarana fisik Klasis ini ditetapkan oleh MPK Klasis Ternate. Diberi tanggungjawab untuk mengatur seluruh pembangunan Lapak “To Sinyinga” dan Pastori Ketua Klasis GPM Ternate sebagaimana telah diamanatkan dalam rekomendasi persidangan ke 33 Klasis GPM Ternate di Tafure.

Anggaran pembangunan dikelola dari dana 70% penjualan Bioskop Benteng Ternate yang dikelola secara langsung oleh panitia sarana fisik Klasis GPM Ternate.

Baca Juga  Baksos Istri Kapolri di Kota Tual Dipersoalkan Warga, Bantuan Diduga Tak Tepat Sasaran

Pekerjaan pembangunan Lapak “To Sinyinga” dimulai pada tanggal 8 Juli 2021 dan berakhir pada tanggal 10 November 2021.

Mengakhiri laporannya, panitia berterima kasih kepada MPH Sinode GPM yang telah merealisasikan dana 70% hasil penjualan Bioskop Banteng untuk dikelola bagi pengembangan Klasis GPM Ternate, MPK Klasis Ternate ata kepercayaan yang diberikan bagi panitia, dan seluruh tukang yang turut dalam pekerjaan pembangunan Lapak “To Sinyinga”.