Perjalanan Spiritual Lex Hixon, Mimpi Bertemu Rasulullah SAW

oleh -844 views
Lex Hixon (19411995) dikenal sebagai Syaikh Nur al-Jerrahi dalam komunitas Sufi. Foto/Ilustrasi: pir press

Pada masa-masa kejayaan aliran Jerrahi di Istambul, terdapat 60 tekke yang dimiliki oleh para darwis Jerrahi. Tetapi pada abad kedua puluhan, Kemal Attaturk mengambil alih Turki, dan dalam usahanya untuk memodernkan Turki dia menyatakan kelompok darwis sebagai kelompok yang tidak sah.

Hanya sedikit yang berhasil bertahan. Kelompok kami merupakan salah satu dari yang bertahan dan melakukan kegiatan secara sembunyi-sembunyi. Sekitar 1960, ketika Syaikh Muzaffer mengambil alih kepemimpinan aliran itu dari syaikh yang sebelumnya, dia membuka pintu tekke untuk umum untuk pertama kali sejak Attaturk menyatakan bahwa aliran itu tidak sah.

Sampai hari ini, kelompok darwis secara teknis ilegal di Turki. Tetapi pemerintah tidak mempunyai perasaan negatif terhadap mereka. Mereka tidak berhubungan dengan gerakan politik apa pun, jadi tidak ada masalah. Syaikh yang sekarang memimpin di Istambul mempunyai ratusan darwis baru.

Baca Juga  Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Ganggu Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Ada juga kelompok darwis di Mesir. Di Sudan terdapat sekitar tiga juta darwis. Di berbagai wilayah peradaban Islam, sebagian besar masyarakat bergabung dalam aliran-aliran mistis.

Pakistan dewasa ini, kira-kira sepertiga dari keluarga di sana mempunyai hubungan dengan aliran mistis. Di Senegal paling tidak dua pertiga penduduk merupakan anggota aliran Tijaniyyah yang didirikan pada 1800-an. Jadi kami tidak lagi memandang paham Sufisme atau aliran mistis sebagai kelompok minoritas.

No More Posts Available.

No more pages to load.