Perkuat Nelayan Sula, Pemprov Malut Salurkan 45 Mesin Tempel dan Buka Akses KUR

oleh -42 Dilihat
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, mengatakan masyarakat harus menjadi sasaran utama setiap kebijakan pembangunan pemerintah. Karena itu, bantuan yang diberikan kepada nelayan harus benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Dengan demikian, penyaluran mesin tempel tidak semata-mata dipandang sebagai bantuan barang, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem usaha nelayan dari hulu hingga hilir.

Sarbin Minta Bantuan Tepat Sasaran

Di sisi lain, Sarbin mengingatkan agar mekanisme penyaluran bantuan pemerintah diperketat. Bantuan harus benar-benar diterima nelayan aktif yang membutuhkan dan mampu memanfaatkannya untuk menunjang aktivitas melaut.

Ia berkaca pada hasil evaluasi data tahun 2025 yang, menurutnya, menemukan adanya penerima bantuan yang bukan nelayan.

Bahkan, terdapat fasilitas berupa bodi dan mesin yang disebut justru diperjualbelikan dan tidak digunakan sebagaimana mestinya untuk mendukung aktivitas perikanan.

Karena itu, Sarbin meminta DKP Maluku Utara bersama pemerintah daerah dan pihak terkait memperbaiki pendataan sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penerima bantuan.

Baca Juga  Bodewin Usul Sopi Dikendalikan Lewat Fabrikasi Resmi, Harganya Bisa Naik 20 Kali Lipat

“Saya berharap 45 unit mesin tempel yang disalurkan lewat DKP Maluku Utara ini dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, dan benar-benar jatuh ke tangan nelayan aktif demi mengubah taraf hidup keluarga di Kepulauan Sula,” pungkasnya.

Sarbin berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada seremoni penyerahan mesin, tetapi berlanjut pada penguatan usaha nelayan melalui akses permodalan, peningkatan produksi, kepastian pasar, serta pengawasan pemanfaatan bantuan.

No More Posts Available.

No more pages to load.