Oleh: Asyari Usman, Wartawan Senior Freedom News
Malam tadi, 2 Mei 2023, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya mengundang enam ketua umum (ketum) partai politik ke Istana Merdeka. Dikatakan, yang dibahas adalah masalah kebangsaan.
Kalau benar pertemuan ini membahas masalah kebangsaan, termasuk stabilitas politik dan kondisi perekonomian, mengapa hanya enam ketum? Apakah ketum NasDem, ketum PKS dan ketum Partai Demokrat tidak dianggap sebagai bagian dari bangsa Indonesia?
bawah pengaruh kekuasaan Presiden, bukan pengaruh Jokowi pribadi.
Sekarang, rakyat bisa melihat dengan jelas sikap dan tindak-tanduk Jokowi. Dan sikap seperti inilah yang ingin dia lanjutkan lewat Ganjar Pranowo. Tentu ini sangat berbahaya. Dia akan melanjutkan cara-cara memecah belah bangsa.
Praktik-praktik seperti inilah yang, insyaAllah, akan dihentikan oleh Anies Baswedan ketika beliau kelak duduk di kursi presiden. Anies tidak akan melakukan ini. Dia akan memberikan teladan terbaik dalam berbangsa, bernegara, dan berdemokrasi.
3 Mei 2023









