PM Israel Janjikan Operasi Kuat di Rafah

oleh -6 Dilihat
PM Benjamin Netanyahu janji pasukan Israel akan luncurkan operasi yang kuat ke Rafah, Gaza selatan. Foto/REUTERS

Porostimur.com, Tel Aviv – Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu berjanji bahwa pasukan Israel akan melakukan operasi yang kuat di Rafah, wilayah Gaza selatan yang berbatasan dengan Mesir.

Pemimpin Zionis itu telah mengabaikan ancaman Mesir, di mana Kairo mengancam akan menangguhkan perjanjian damai dengan Tel Aviv jika Israel nekat meluncurkan invasi darat ke Rafah.

Selain Mesir, beberapa negara Arab lainnya termasuk Arab Saudi sudah memperingatkan bahwa invasi darat tentara Zionis ke Rafah akan menimbulkan konsekuensi yang sangat berbahaya.

“Kami akan berjuang sampai kemenangan penuh dan ini termasuk tindakan yang kuat juga di Rafah setelah kami mengizinkan penduduk sipil meninggalkan zona pertempuran,” kata Netanyahu dalam pernyataan pada Rabu yang dirilis dalam bahasa Ibrani di akun Telegram resminya, Kamis (15/2/2024).

Dalam pernyataan video terpisah, dia mengatakan satu-satunya cara untuk menjamin pembebasan sandera yang masih ditahan oleh militan Hamas adalah dengan terus melakukan tekanan militer.

Baca Juga  Izin Pembangunan di Sungai Waitomu Ditolak, GSM Minta Pangdam Pattimura Hormati Kewenangan BWS

“Sejauh ini kami telah membebaskan 112 orang yang diculik melalui kombinasi tekanan militer yang kuat dan negosiasi yang tegas,” katanya, yang dilansir AFP.

“Ini juga merupakan kunci pembebasan sebagian besar korban penculikan kami: tekanan militer yang kuat dan negosiasi yang sangat tegas.”

No More Posts Available.

No more pages to load.