Polisi Bekuk Residivis Kasus Narkoba Jaringan Cipinang

oleh -297 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Pemilik 32,96 gram sabu, Exan Lilihata yang diciduk di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon Rabu (23/2/2022) ternyata mantan narapidana (residivis) kasus narkoba.

Lilihata pernah dihukum penjara selama 1,6 tahun pada tahun 2009 dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Hal ini diungkapkan oleh Kanit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Maluku, Iptu Andi Amrin di Mapolda Maluku, Kamis (24/2/2022).

Menurut Amrin, pasca ditangkap dan diproses kini berkas tersangka sudah disiapkan untuk segera dikirim kepada Jaksa Penunut Umum (JPU).

Tersangka sendiri kata Amrin saat pemeriksaan mengaku barang tersebut digunakannya sendiri. Bahkan saat penangkapan sabut masih utuh dan belum diedarkan. Namun demikian, penyidik tetap melakukan pengembangan atas kasus ini.

Baca Juga  KPK Telisik Tersangka Lain Kasus Suap Alfred Hongarta

“Tersangka ini sebagai pedagang. Dalam kasus ini ia mengaku memesan untuk digunakan sendiri. Dalam jumlah banyak namun belum diedarkan,” katanya.

Amrin mengaku pihaknya sementara mengembangkan penyelidikan terhadap peran OP yang merupakan pemasok sabu tersebut.

“Kita sementara kembangkan. OP masih di LP Cipinang dengan hukuman dalam kasus narkoba selama 20 tahun penjara. Nanti akan kita lihat dan koordinasikan dengan Polda Metro Jaya,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Lilihata diciduk Rabu (23/2/2022) pukul 13.00 WIT di rumahnya di kawasan Karang.

Kendati berdomisili di kawasan Karang Panjang, namun tersangka juga merupakan warga Negeri Hutumete, Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah.

Lantaran memiliki 32,96 gram sabu, Edsan Lilihata warga kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon diciduk.

Baca Juga  Gelar Demo Massal Tolak Invasi Ukraina, Ribuan Warga Rusia Ditangkap

Lilihata diciduk di rumahnya, Rabu (23//2/2022) sekitar pukul 13.00 WIT.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat kepada wartawan di Mapolda Maluku, Kamis (24/2/2022) menjelaskan, Lilihata ditangkap setelah sebelumnya penyidik sudah mendapat informasi dan sudah membuntuti tersangka.

“Tim dari Direktorat Narkoba Polda Maluku menangkap tersangka di kawasan Karang Panjang yang saat itu tersangka membawa barang bukti berupa kotak yang didalamnya terdapat celana pendek. Di dalam celana pendek tersebut ada paket narkoba sejumlah 2 bungkus plastik bening yang ketika ditimbang itu beratnya adalah 32,96 gram,” jelasnya.

Menurutnya tersangka memperoleh barang tersebut berawal sejak 27 Januari 2022.

“Tersangka mendapatkan barang ini berawal sejak 27 Januari 2022 sekitar pukul 22.00 WIT. Tersangka saat itu menelpon seseorang yang adalah saudara yang inisial OP yang berada di LP Cipinang Jakarta. Kemudian pada 28 Januari 2022 narkoba ini dikirim dari Jakarta,” ungkap Ohoirat didampingi Kanit 1 Subdit III Iptu Andi Amrin.

Baca Juga  SBSI Juara Lomba Orasi Unras Polda Maluku 2021

Dikatakan, proses pengiriman barang tersebut dari Jakarta ke Ambon dengan menggunakan jasa pengiriman JNE.

Saat ditangkap, Lilihata tak berkutik dan langsung digiring ke kantor Ditresnarkoba Polda Maluku guna diproses lebih lanjut.

Sementara itu, Kanit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Maluku, Iptu Andi Amrin mengatakan, Lilihata kini sudah resmi ditetapkan tersangka dan dijerat dengan pasal primair 114, subsider pasal 112 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Keket)

No More Posts Available.

No more pages to load.