Porostimur.com, Jailolo — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) tengah menghadapi sorotan serius terkait sejumlah persoalan keuangan daerah dan proyek pembangunan yang diduga bermasalah.
Memasuki periode kedua pemerintahan Bupati James Uang, sederet perkara yang bersinggungan dengan penggunaan uang negara kembali menjadi perhatian publik.
Data yang dihimpun menyebutkan, persoalan tersebut tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kelautan dan Perikanan, Inspektorat Daerah, Dinas Pendidikan hingga Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Di Dinas Kesehatan, misalnya, sorotan mencakup pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama, pengadaan obat, pengadaan speed boat, perjalanan dinas hingga pembangunan jalan hotmix di Kecamatan Loloda Tengah.
Sementara di Dinas Sosial, persoalan yang mencuat berkaitan dengan bantuan sosial (bansos). Di Dinas Kelautan dan Perikanan terdapat sorotan terhadap pengadaan kapal fiber, sedangkan perjalanan dinas Inspektorat Daerah juga masuk dalam daftar persoalan yang dipertanyakan.
Untuk Dinas Pendidikan, persoalan pembangunan jalan hotmix bahkan disebut telah masuk dalam penanganan penyidik Polda Maluku Utara, termasuk proses pengambilan sampel. Di Bagian Kesra, sorotan juga diarahkan terhadap pengelolaan bantuan sosial.










