Karyawan Tambang Dibacok Sekelompok Orang di Lelilef, Polisi Buru Tujuh Pelaku

oleh -62 Dilihat
Seorang karyawan tambang, Rijali H Muhammad (29), menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tidak dikenal di Desa Lelilef Waibulan, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 02.10 WIT.

Porostimur.com, Weda – Seorang karyawan tambang, Rijali H Muhammad (29), menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tidak dikenal di Desa Lelilef Waibulan, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 02.10 WIT.

Korban mengalami luka robek pada bagian siku atau tangan kiri serta dugaan patah tulang setelah diserang menggunakan senjata tajam jenis parang.

Peristiwa tersebut kini ditangani aparat kepolisian. Sebanyak tujuh orang yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tengah diburu untuk mengungkap motif dan rangkaian kejadian tersebut.

Diserang Saat Duduk di Taman Masjid

Kejadian bermula ketika korban sedang duduk bersama rekannya, Abdul, di sekitar Taman Masjid Raya Lelilef Waibulan.

Saat itu, sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah tujuh orang mendatangi lokasi dan langsung melakukan pemukulan terhadap korban.

Baca Juga  Soal Wacana Pabrikasi Sopi, Akademisi Unpatti Pertanyakan Arah Perda Kota Ambon

Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah jalan. Namun, para pelaku terus mengejarnya hingga korban terjatuh.

Dalam kondisi tidak berdaya, korban kembali diserang menggunakan parang hingga mengalami luka pada bagian tangan kiri.

Meski dalam kondisi terluka, korban masih mampu berlari menuju sebuah konter milik Ashari Gay (34) untuk meminta pertolongan.

No More Posts Available.

No more pages to load.