Protes Layanan SPBU dan Tarif Penumpang, Sopir Angkot di Sanana Mogok

oleh -120 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Sopir angkutan penumpang di Sanana, Ibukota Kebupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Propinsi Maluku Utara (Maluku Utara) pagi tadi menggelar aksi mogok dan memprotes tarif angkutan dan pelayanan SPBU, Senin (9/3/2020)

Saat diwawancarai, kordinator sopir angkutan penumpang, Ronal Makassar menyebutkan aksi digelar karena sopir di Kota Sanana merasa dirugikan oleh perilaku penumpang yang membayar ongkos di bawah tarif yang telah ditentukan dan mempertanyakan pelayanan di SPBU Sanana.

Dia menjelakan sebelumnya telah ditentukan tarif untuk anak sekolah dari Desa Maangon sampai Desa Wai Ipa Kecamatan Sanana Rp3.100. dari Umaloya sampai Kampung Baru Rp.4000, namun yang dibayar hanya Rp.2000.

Sementara itu tarif buat orang dewasa dari Terminal Fogi sampai di Bajo dan Pohea senilai Rp7.250, Terminal Fogi sampai Kampung Baru senilai Rp6.500, namun yang dibayar oleh penumpang hanya Rp.6000 dan 5000.

“Dong bayar iko mau, seng iko aturan jadi katong menggelar aksi mogok mencari”, jelas Ronal.

Baca Juga  Usir Dubes China, MUI Serahkan Rekomendasi Uighur ke Menlu

Ronal juga menyeroti pelayanan SPBU yang melayani Bensin hanya beberapa jam saja, yakni dari jam 10 sampai jam 12, selebihnya SPBU melayani pertalite dan galon.

Makassar juga menjelaskan bahwa dalam sehari 5000 ribu liter bensin yang masuk di SPBU dari Pertamina sedangkan pelayanan hanya setengah hari maka menurut Ronal sangat tidak rasional lima Ribu liter bensin bisa habis dengan jumlah kendaraan yang sedikit dan sistem pelayanan yang hanya setengah hari.

Admin SPBU, Sahbudin A Latif

Sementara itu saat ditemui Admin SPBU, Sahbudin A Latif membantah tudingan Sopir angkutan dengan mengatakan pelayanan SBPU dibuka jam 7 pagi dan ishoma jam 12 siang.

“Jam 7 pagi sudah ada palayanan sampai jam 12 ishoma, ujarnya , bila tidak percaya ada CCTV yang merekam seluruh aktivitas pelayanan di SPBU,” pungkasnya. (ifo)