PUPR dan PDAM Halsel Tangani Masalah Air Bersih di Kayoa

oleh -61 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bersama Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Halmahera Selatan (Halsel) meninjau langsung sumber air di Desa Gurapin, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Tinjauan ini, dalam rangka mengoptimalisasi pelayanan air bersih untuk kebutuhan masyarakat di dua kecamatan yakni, Kecamatan Kayoa dan Kecamatan Kayoa Selatan.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan, Ali Dano Hasan usai meninjau sumber air di Kecamatan Kayoa.

“Kalau kita lihat, sumber air dari Desa Gurapin ke Kecamatan Kayoa Selatan sampai saat ini belum maksimal. Sehingga harus ada beberapa alternatif yang kita lakukan, katanya.

Ali menyebutkan, kalau dari sisi kelistrikan, Dinas PUPR Halsel akan mengusulkan pembangunan gardu distribusi mulai dari dari jaringan tegangan menengah (JTM) dan jaringan tenaga rendah (JTR) untuk membangkitkan pompa Air.

Baca Juga  5 Inspirasi Outfit Abu-Abu untuk Hijabers, Siap Tampil Chic dan Effortless!

“Sehingga kendala apa yang dialami oleh masyarakat Kayoa mengenai air ini dapat teratasi dengan baik,” ujarnya.

Selain itu Ali menjelaskan, ada dua sumber pompa air yang memang kapisitasnya ada yang 20 KFA, itu yang perlu kita cepat mengatasinya.

“Maka kebutuhan air minum yang ada di Kayoa ini bisa teratasi dengan maksimal. Supaya kedala yang dialami cepat teratasi,” jelasnya.

PLT Direktur PDAM Halmahera Selatan, Suleman Bobote mengakui, kebutuhan air bersih masyarakat sedikit terkandala, kerena persoalan listrik.

“Benar untuk sumber air ini ada yang manggunakan tenaga listrik, namun saja tetap tidak maksimal, katanya.

Dia bilang, ada empat sumber air di Kecamatan Kayoa, numun hanya satu sumber air yang berfungsi.

Baca Juga  Polda Malut Apel Gelar Pasukan, “Operasi Patuh Kie Raha 2019”

“Makanya kita akan tetap berupaya agar bagimana kita dapat menyiapkan listrik agar di fungsikan kembali tiga mata air tersebut,” cetusnya.

Suleman juga menuturkan, untuk pelayanan ke ibukota kecamatan nanti setelah dilakukan optimalisasi sumber air.

Ditanya, kalau pun sumber air tersebut dapat dioptimalisasi apakah, itu sudah bisa melayani masyarakat di seluruh kecamatan khususnya Kecamatan Kayoa dan Kayoa Selatan, pria asal Desa Orimakurunga itu menyampaikan, terkait hal itu masih bertahap, saat ini masih difokuskan dulu pada kecamatan induk.

“Karena semua sentralnya airnya dari ibukota yang ada di kecamatan induk, jadi kita benahi dulu dan itu bertahap. Kalau di induk sudah selesai baru dilanjutkan ke desa Orimakurunga,” tandasnya.

Baca Juga  Satreskrim Polresta P.Ambon dan Pp.Lease Ringkus Dua Mucikari Prostitusi Me Chat di Kota Ambon

Sulaman pun berharap, kepada masyarakat untuk sementara agar dapat bersabar, karena pihaknya tetap berupaya untuk memenuhi kebutuhan pelayanan air bersih kepada masyarakat dengan lebih baik.

“Kami berharap masyarakat dapat bersabar, kami tetap berupaya menyelesaikan persoalan yang ada dengan baik dan tetap optimis untuk melayani kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.